Tim Papua dan Maluku Utara Berburu Tiket Perdana Menuju 6 Besar Sepakbola PON XX
Tim Papua dan Maluku Utara Berburu Tiket Perdana Menuju 6 Besar Sepakbola PON XX |
- Tim Papua dan Maluku Utara Berburu Tiket Perdana Menuju 6 Besar Sepakbola PON XX
- Srikandi Papua Tantang Jawara Olimpiade Tokyo di Final Panahan PON XX
- Tim Basket Putra Sulawesi Utara Akhirnya Kalahkan Jawa Timur di PON XX
- Para Juara Dunia Paralayang Akui Keindahan dan Sulitnya Jalur Terbang di Papua
- Tim dari Jawa Timur Dominasi Perolehan Emas Cabor Tenis di PON XX Papua
- Tim Tenis dari Bengkulu, Jakarta dan Jatim akan Berlaga di Final 3 Oktober
- Tim Sepak Takraw Papua Raih Dua Medali Emas di Ajang PON XX 2020
| Tim Papua dan Maluku Utara Berburu Tiket Perdana Menuju 6 Besar Sepakbola PON XX Posted: 30 Sep 2021 10:02 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Stadion Mandala Jayapura, Jumat (01/10/2021), sore ini kembali menghadirkan tontonan menarik. Tuan rumah Papua akan menjamu tamunya Maluku Utara pada lanjutan babak penyisihan grup A sepak bola putra di ajang PON XX 2021 Papua. Bentrok yang terjadi di markas Persipura Jayapura ini diprediksi akan panas dan menegangkan, mengingat kedua tim sama-sama mengantongi kemenangan di laga perdana. Papua sukses mengandaskan juara bertahan Jawa Barat dengan skor 5-1, sementara Maluku Utara menang tipis 2-1 atas Nusa Tenggara Timur. Namun Papua yang akan tampil di depan ribuan pasang mata pendukungnya memiliki kans paling besar untuk mendulang tiga poin guna mendapat tiket perdana ke babak 6 besar. Apalagi dari sisi materi pemain, anak-anak mutiara hitam memiliki kualitas merata. Kendati demikian, Pelatih Kepala Sepak Bola Papua Eduard Ivakdalam mengingatkan anak asuhnya untuk tidak menganggap remeh calon lawan mereka. Sebab Maluku Utara juga memiliki ambisi yang sama meraih kemenangan kedua. "Saya selalu sampaikan kepada pemain jangan pernah anggap remeh lawan. Dan kami selalu menatap pertandingan itu layaknya final. Bahkan, sebagai tuan rumah tidak membuat kami harus bermain santai. Kami akan tetap fight untuk mendapatkan tiga poin," ujar Edu kepada wartawan, Kamis (30/09/2021). Menurut Edu, seluruh pemainnya saat ini dalam kondisi baik. Karena itu, Edu berjanji akan kembali memberikan hiburan menarik sepanjang laga kepada ratusan masyarakat yang hadir memadati Stadion Mandala Jayapura. "Persiapan kami terakhir hanya dua hari saja. Tetapi kami optimis, bisa bermain lepas dan menghibur masyarakat seperti pertandingan pertama. Anak-anak sudah kerja sangat bagus pada pertandingan pertama dan semoga besok (Jumat—Red.) mereka bisa lebih baik lagi. Saat ini, semua pemain dalam kondisi bugar dan siap bermain," jelas Edu. Legenda hidup Persipura ini juga mengaku sudah mengantongi kekuatan calon lawannya itu. Demikian pun tim Maluku Utara yang juga sudah menyaksikan pola permaian anak-anaknya saat menjamu Jawa Barat di laga perdana. Karena itu, ia memprediksi sajian laga kedua ini akan menjadi tontonan menarik di Mandala. "Selama dua hari ini kami hanya mengatur taktik strategi, pertandingan kedua kami ini pasti sangat seru. Karena kedua tim ini cari poin untuk lolos ke babak 6 besar. Apalagi Jabar juga menang atas NTT tadi," tegas Edu. (humasponxx) |
| Srikandi Papua Tantang Jawara Olimpiade Tokyo di Final Panahan PON XX Posted: 30 Sep 2021 09:59 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Atlet panahan putri Papua Rezza Octavina, melaju ke babak final setelah mengalahkan pepanah Yogyakarta , Titik Kusumawardani dengan skor 7-3 laga semifinal nomor recurve perorangan putri PON XX Papua 2021, yang berlangsung di Lapangan Panahan Kingmi, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (30/09/2021). Meski sempat tertinggal di set pertama (1-3 ) atlet panahan asal Papua , Rezza Octavina mampu bangkit dengan ketenangan dan ketepatannya. Sebaliknya, Kusuma sering kali melakukan kesalahan sendiri sehingga gagal mengamankan tiket final nomor recurve perorangan putri PON XX Papua 2021. Rezza Octavina kini berpeluang meraih medali emas di ajang bergengsi PON XX PAPUA 2021 pada babak final nomor recurve perorangan putri PON XX PAPUA , yang digelar pekan depan senin (4/10/2021). Rezza Octavina selangkah lagi menatap medali emas PON XX Papua, atlet muda langganan pelatnas ini, akan menjadi atlet panahan pertama asal Papua yang mencapai babak final nomor individu di PON XX Papua . Jika bisa menuntaskan langkah dengan naik podium tertinggi, Rezza akan menjadi pepanah pertama asal Papua yang meraih emas di ajang bergengsi nasional PON XX Papua. Rezza bakal menghadapi lawan berat di babak final yakni Diananda Choirinisa asal Jawa Timur. Diananda Choirinisa merupakan atlet jawara di Olimpiade Tokyo lalu. Sebelumnya, Rezza juga tampil di babak kualifikasi Olimpiade dan saat itu hanya mampu sampai babak penyisihan di Mexico. (humasponxx) |
| Tim Basket Putra Sulawesi Utara Akhirnya Kalahkan Jawa Timur di PON XX Posted: 30 Sep 2021 09:53 PM PDT TIMIKA, LELEMUKU.COM - Butuh hampir 30 tahun lamanya untuk tim basket putra Sulawesi Utara (Sulut) bisa mengalahkan tim basket putra Jawa Timur (Jatim). Sejarah hari ini mencatat, tim basket putra Sulut yang dipimpin William Beckham Mamahit Pontoh mewujudkan angan untuk melaju di babak selanjutnya setelah menang tipis pada babak penyisihan PON XX Papua di Mimika Sport Complex (MSC), Jumat (1/10/2021). Setelah persaingan sengit saling kejar mengejar point, Sulut akhirnya bernafas lega setelah mengoleksi point 76 atas Jawa Timur dengan meraih point 72. Pelatih tim basket putra Sulut, Roland R Y Lengkong dalam jumpa pers usai pertandingan mengaku sangat terharu dengan perolehan hasil pertandingan siang hari ini. Sambil menitikkan air mata haru, Roland mengaku sangat berat untuk mengalahkan tim basket putra Jatim. Sebab selama kurang lebih 30 tahun, Jatim yang adalah role model basket bagi pelajar di Jawa sangat sulit ditaklukkan. Namun, berkat kegigihan anak-anak didiknya dan dengan campur tangah Tuhan Yesus Kristus tidak ada yang mustahil. "Saya sangat terharu, karena kuasa Tuhan Yesus, maka kami bisa menang di pertandingan hari ini, bagiNya tidak ada yang mustahil, ini sejarah bagi kami karena butuh waktu kurang lebih 30 tahun baru kami bisa menang," ungkapnya bercampur haru dan bahagia. Lanjut Roland, walaupun telah mencetak sejarah bagi mereka, namun beberapa catatan akan mereka perbaiki untuk memantapkan strategi di pertandingan berikutnya. Salah satu catatannya adalah timnya sempat tertinggal di kuarter ke dua, namun dengan motivasi yang kuat dan kerja sama di lapangan membuat mereka bisa menang di kuarter berikutnya. Setelah menang lawan Jatim, tim basket putra Sulut manargetkan bisa menang di Pool B. Dan, untuk selanjutnya ia serahkan lagi ke tangan Tuhan. "Kami target juara pool dulu selebihnya kami serahkan ke Tuhan," ungkapnya. Pemain basket putra Sulut bernomor punggung 21, Brando Oktavianus Kosegaran juga sangat terharu. Bahkan ia mengatakan tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengungkapkan keberhasilan mereka siang ini. Walaupun sempat tertinggal di quarter tiga namun dengan motivasi yang luar biasa dari pelatih, ia dan rekan-rekanya bisa bangkit kembali dan menutup laga dengan skor akhir 76-72. Sementara itu, pelatih Jawa Timur, Kencana Wukir mengatakan anak-anak sudah bermain dengan sangat baik dan berjuang bersama. Sempat memimpin di kuarter dua dan tiga, namun Jatim harus mengakui keunggulan tim lawan. "Banyak kesalahan yang kita bikin, dari semua saya apresiasi usaha anak-anak yang main serius, menyelesaikan sampai pertandingan berakhir. Kami harap game berikutnya akan lebih baik. Kuarter ke tiga terlambat, saya agak terlambat sehingga konsen pemain tidak dapat, moment terlepas akhirnya," ungkapnya. Kapten tim, Ikram Fadhil mengatakan game hari ini sudah berakhir dan akan dijadikan pelajaran untuk game berikutnya agar bisa lebih baik. "Kita sudahi game berikut, ambil game ke depan lebih baik, step by step bisa lolos, semangat untuk ambil game berikutnya," ujarnya. Kemenangan Sulut dibuka dengan kuarter pertama Sulawesi Utara sudah menunjukkan kegarangannya dengan meraih point' 20 lewat fouls drawn Fernando Fansco Manangsang. Tidak mau kalah, di quarter kedua Jatim lewat efficiency yang dilakukan Dio Tirta Saputra, berhasil meraih 37 point'. Aksi kejar mengejar bola juga dilakukan oleh pemain Jatim, Muhammad Naufal Alifio Rizq dengan melakukan fouls drawn sehingga menyulitkan lawan. Aksi shoot bola antara tiga pemain Jatim juga sempat menyulitkan tim Sulut. Kerja sama yang solid ini berhasil mengunggulkan Jatim dengan skors 58-51 di quarter ke tiga. Menyadari tertinggal point', Sulut mengubah taktik permainan. Pertahanan mereka lebih dikuatkan dengan passing tajam yang dilesakkan Fernando Fansco Manangsang, Greans Chandra Bartes, dan Luis Jovan sehingga mereka berhasil mengeruk point' akhir di quarter ke empat dengan skors 76-72. (humasponxx) |
| Para Juara Dunia Paralayang Akui Keindahan dan Sulitnya Jalur Terbang di Papua Posted: 30 Sep 2021 09:48 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Penyelenggaraan cabang olahraga (Cabor) Paralayang pada PON XX 2021 Papua tergolong special. Sebab, dari 64 pilot yang ikut serta, ada beberapa juara dunia didalamnya. Seperti Rika Wijayanti dan Jafro Megawanto, dua pilot asal Jawa Timur, yang sama-sama berstatus sebagai juara dunia Paralayang. Rika Wijayanti meraih juara dunia di kejuaraan Para Gliding Accuracy World Championship (PGAWC) di Serbia pada Maret 2017, mengaku kepesertaanya pada PON XX ini juga menjadi pengalaman pertamanya terbang di langit Papua. Dari sisi panorama, Rika menyebut keindahan venue paralayang di Kota Jayapura adalah salah satu yang terbaik dari banyak lokasi terbang yang pernah ia terbangi di seluruh dunia. "Indah sekali, banyak bukit-bukit, laut, istimewa lah di sini," kata Rika di lokasi pendaratan paralayang, Lapangan Kolam Buaya, Kota Jayapura, Papua, Jumat (1/10/2021). Namun banyaknya bukit-bukit di lokasi penerbangan paralayang, juga menjadi kendala tersendiri buat para pilot, termasuk Rika. Menurut dia, keadaan geografis di venue paralayang menjadi tantangan yang hingga kini masih sulit ia taklukan. "Iya ini jadi tantangan buat saya, sudah tiga kali terbang saya belum puas dengan hasilnya," kata Rika yang menargetkan emas pada PON XX. Hingga babak ketiga nomor Ketepatan Mendarat (KTM) Perorangan Putri, Rika untuk sementara berada di posisi tiga dengan 196 poin. Hal yang sama juga diungkapkan Jafro Megawanto. Dengan status juara pada Kejuaraan Dunia Paralayang nomor ketepatan mendarat ( Paragliding Accuracy World Championship) 2019 yang berlangsung di Kota Vrsac, Serbia, 9-17 September 2019, Jafro justru harus terseok-seok di PON XX. Hingga babak ketiga nomor KTM perorangan putra, Jafro harus puas berada di urutan 41 dari 48 pilot. "Sementara ini hasilnya belum bagus, mungkin mental dan kondisi cuaca juga mempengaruhi," kata dia. Ia mengakui bila lokasi terbang di Kota Jayapura sangat rumit dan perubahan angin sulit ditebak. Hal tersebut yang dianggap Jafro membuatnya masih kesulitan meraih hasil terbaik selama PON XX. "Disini tempatnya bagus, lumayan tricky, banyak obstakle, jadi lebih ada tantangan tersendiri," kata dia. Meski belum memperoleh hasil maksimal, Jafro mengaku sangat menikmati keindahan alam di lokasi paralayang. "Alamnya bagus banget, daerah lain juga bagus, cuma di sini masih banyak hutan, sangat bagus," tutur Jafro yang pada PON sebelumnya berhasil membawa pulang dua medali emas. Cabor Paralayang pada PON XX 2021 telah dimulai sejak 30 September dan akan berakhir pada 12 Oktober 2021. Total ada 46 pilot putra dan 18 pilot putri yang ikut serta untuk memperebutkan 12 medali emas. (humaxponxx) |
| Tim dari Jawa Timur Dominasi Perolehan Emas Cabor Tenis di PON XX Papua Posted: 30 Sep 2021 12:02 PM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Tim tenis lapangan Jawa Timur mendominasi perolehan emas di nomor beregu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah meraih kemenangan di babak semifinal. Pasalnya, Christofer Rungkat (Jatim) sukses mengalahkan Achmad Imam Ma'aruf dari Papua Barat dengan skor 6-1 dan 6-1. Sedangkan, M. Rifqi Fitriadi sukses mengalahkan M. Althaf Dhafullah dari Papua Barat dengan skor 6-1 dan 6-3 di partai tunggal. Di pertandingan lainnya, tim putri Jawa Timur yang diperkuat Aldila Sutjiadi/Beatrice Gumulya sukses menyingkirkan tuan rumah Papua, yang diperkuat Priska M. Nugroho/Septiana Nur Zahiroh dengan skor 7-5 dan 7-6 di partai beregu. Bermain di Lapangan Tenis Center Sian Soor di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (30/9/2021) tim beregu putra-putri Jawa Timur melaju mulus ke final meski harus mendapatkan perlawanan sengit. "Alhamdulillah, kami bersyukur dengan kemenangan ini. Semoga ini menjadi motifasi bagi atlet kami untuk mempersembahkan medali bagi Jatim," ujar pelatih tenis putra Jawa Timur, Irmantara Subagio. Dikatakan Subagio, meski mendominasi perolehan emas, tim tenis Jawa Timur harus tetap fokus dan waspada, sehingga bisa memenangkan pertandingan. "Harapan saya bisa mendapatkan yang terbaik (kemenangan). Terima kasih kepada atlet yang sudah berjuang hingga mencapai final," ujar Irmantara. Atlet tenis putri Aldila Sutjiadi yang memperkuat Jawa Timur, mengaku senang bisa mempersembahkan kemenangan bagi Jawa Timur. "Pertandingan tadi sangat menegangkan tapi kami berhasil memenangkannya. Ini menjadi peluang kami bisa merebut medali emas di PON Papua," ujar Aldila. Aldila berharap tim tenis Jawa Timur tetap fokus dalam setiap pertandingan agar bisa meraih kemenangan. Partai final Jawa Timur akan berhadapan dengan Bengkulu (putra) dan tim beregu putri akan menghadapi DKI Jakarta di Lapangan Tenis Center Sian Soor di Kantor Wali Kota Jayapura, pada Minggu 3 Oktober 2021. (humasponxx) |
| Tim Tenis dari Bengkulu, Jakarta dan Jatim akan Berlaga di Final 3 Oktober Posted: 30 Sep 2021 11:58 AM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pertandingan semifinal di cabang olahraga (cabor) tenis telah berlangsung di Lapangan Tenis Center Sian Soor di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (30/09/2021). Setelah melalui laga yang sengit, empat tim memastikan diri lolos ke final pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Adapun empat tim itu yakni Bengkulu, DKI Jakarta, dan dua tim dari Jawa Timur. Di laga final yang sedianya akan digelar Minggu (03/10/2021), tenis putra Jawa Timur akan berhadapan dengan Bengkulu. Sedangkan tim beregu putri Jawa Timur akan melawan DKI Jakarta. Pada pertandingan semifinal, tim tenis putri beregu Jawa Timur vs Papua, mempertemukan Aldila Sutajiaji vs Novela Rezha (5-7, 6-3, 6-1). Tunggal kedua Jessy Rompies vs Priska M Nugroho (5-7, 2-6), dan ganda Beatrice Gumulya/Nadia Ravita vs Priska M Nugroho/Septiana Nur Zahiroh (7-5, 7-6). Sedangkan pertandingan semifinal beregu putri antara tim DKI Jakarta vs tim Papua Barat, tunggal pertama Deria Nur Haliza vs Siti Sarah (6-0, 6-1), tunggal kedua Fitriani Sabatini vs Kadek Gita Purnama. Pertandingan di ganda beregu putri, akhirnya tidak dilangsungkan, karena tim DKI Jakarta sudah unggul 2-0. Pertandingan semifinal tenis beregu putra lainnya mempertemukan tim Bengkulu menghadapi tim Kalimantan Timur. Di nomor ganda pertama Bengkulu menurunkan petenis Aditya Hari Sasongko vs Iqbal Bilal Saputra (7-6, 6-3) dan tunggal kedua Wisnhu Adi Nugroho vs Arief Rahman (7-5, 6-0). Sedangkan pertandingan di ganda beregu putra, kedua tim tidak berlaga, karena tim Bengkulu sudah lebih unggul (2) sementara Kalimantan Timur (0). Saat final nanti, tim Jawa Timur mengandalkan petenis Christofer Rungkat dan M. Rifqi Fitriadi. Sementara tim beregu putri Jawa Timur diperkuat Aldila Sutjiadi dan Beatrice Gumulya. Dari Bengkulu akan turun Aditya Hari Sasongko berpasangan dengan Wisnu Adi Nugroho, sedangkan DKI Jakarta diperkuat Fitriani Sabatini dan Fitriana Sabrina. "Tim Jawa Timur telah melakukan persiapan dengan cukup bagus. Kami optimis bisa memenangkan pertandingan," ujar Christofer Rungkat kepada wartawan. Menurut Christofer, semua tim Jawa Timur pemainnya sudah menjajal lapangan dan cuaca di Papua sehingga mudah beradaptasi. "Di Papua cuaca panas tapi kami mampu menampilkan permainan terbaik kami. Harapan saya bisa mendapatkan emas di PON Papua ini,"" ujar Christofer. Petenis Bengkulu, Wisnu Adi Nugroho mengaku dirinya pun tetap optimis mempersembahkan kemenangan di partai final nanti, meski tim Jawa Timur diperkuat atlet-atlet andalan Indonesia di SEA Games dan ASEAN Games. "Kami tetap memberikan perlawanan dan menampilkan permainan terbaik kami agar bisa meraih kemenangan. Target kami medali emas untuk Bengkulu. Kami tetap fokus, waspada, latihan, dan menjaga kesehatan agar saat babak final berlangsung semuanya berjalan dengan lancar," ujar Wisnu. (humasponxx) |
| Tim Sepak Takraw Papua Raih Dua Medali Emas di Ajang PON XX 2020 Posted: 30 Sep 2021 03:25 AM PDT JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Torehan medali emas tuan rumah di ajang PON XX Papua 2021 terus bertambah. Pada Minggu (26/9/2021) siang, tim sepak takraw Papua berhasil menambah dua medali emas dari nomor hoop putra dan putri pada pertandingan di GOR Universitas Cenderawasih, Abepura. Bermain dihadapan pendukungnya sendiri, tim sepak takraw tampil dominan. Bahkan mereka dapat mengawinkan medali emas di dua nomor. Dua emas itu datang di nomor hoop putra dan putri. Tim Papua Putra meraih 275 poin dan menempati urutan teratas disusul Sumatera Utara di peringkat dua dan Sumatera Selatan serta Sulawesi Barat di peringkat tiga. Sementara untuk tim putri, Papua berhasil merengkuh 260 poin sebagai pemuncak. Disusul juara dua dari Sulawesi Selatan dan juara tiga diraih tim Sulawesi Barat dan Jambi. Pelatih tim Sepak Takraw Papua Ahmad Yamin mengucapkan syukur sedalam-dalamnya atas perolehan medali emas tersebut. Ia pun berharap kemenangan ini dapat menjadi motivasi bagi tim Papua di Cabor lain. "Saya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak. Dukungan KONI juga luar biasa sehingga kami bisa melakukan program yang kami susun hingga akhirnya, Puji Tuhan kami bisa hadirkan dua medali emas," ucap Ahmad. "Saya berharap medali emas ini bisa memotivasi teman-teman dari Cabor lainnya agar dapat mempersembahkan medali emas juga bagi kontingen Papua sehingga harapan Gubernur Lukas Enembe Papua menjadi juara umum PON XX dapat terwujud. Sukses tuan rumah, sukses juga prestasi," lanjutnya. Hal yang sama juga disampaikan manajer tim Sepak Takraw PON XX Papua 2021, Marci Rita. Ia pun menargetkan emas pada nomor lainnya untuk menyandang predikat juara umum."Kami bersyukur, sebab hari ini berhasil meraih dua medali emas. Hasil ini tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat Papua," ucap Marci. Tim Papua masih dapat menambah pundi-pundi medalinya dalam cabor Sepak Takraw ini. Mereka tampil di delapan nomor pertandingan lain yakni kuadram dan double even. Nomor itu akan dipertandingkan pada Senin (27/9) di tempat yang sama. Untuk nomor double even akan dibuka dengan pertandingan Jawa Timur vs DKI Jakarta, Sulawesi Selatan vs Papua, dan DKI Jakarta vs Riau.(kemenpora) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri






