Richard Louhenapessy Tetapkan Ambon Sebagai Daerah Tanggap Darurat Bencana Non Alam

Richard Louhenapessy Tetapkan Ambon Sebagai Daerah Tanggap Darurat Bencana Non Alam


Richard Louhenapessy Tetapkan Ambon Sebagai Daerah Tanggap Darurat Bencana Non Alam

Posted: 23 Mar 2020 08:33 PM PDT

Richard Louhenapessy Tetapkan Ambon Sebagai Daerah Tanggap Darurat Bencana Non AlamAMBON, LELEMUKU.COM – Dengan ditetapkannya seorang pasien berstatus 01 (positif corona), Kota Ambon kini ditetapkan sebagai daerah tanggap darurat bencana non alam.

Hal itu dikemukakan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy saat melakukan konferensi pers bersama media, di Ruang Sekretariat Gugus Tugas (Gustu) Kota Ambon, Dinas PUPR, Minggu (22/3/2020).

"Sampai hari ini, terdata ada 11 orang, dengan rincian, 8 orang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), 2 orang dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 1 lagi yang baru tadi pagi dinyatakan positif corona," jelas Walikota.

Sesuai mekanisme protap, kata Walikota, Tim akan menelusuri jejak (track back) dari pasien tersebut.
"Pertama, kita mulai dari tempat dimana dia tinggal, kemudian dengan transportasi yang digunakan, yang ketiga dengan siapa saja yang bersangkutan berhubungan, dan keempat tempat makan yang bersangkutan bersama rekan-rekannya," kata Walikota.

Demi kenyamanan bersama, Walikota menghimbau, bagi setiap masyarakat yang pernah berpartisipasi dengan yang bersangkutan atau bersama rekan-rekannya untuk segera melaporkan diri kepada petugas kesehatan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan.

"Masa inkubasi dari virus ini selama 14 hari, yang bersangkutan sudah diisolasi selama seminggu, yang berarti masih ada seminggu lagi baru bisa kita lihat dampak daripada jaringan sosial yang bersangkutan maupun teman-temannya, dan ini akan menjadi keprihatinan bagi kita semua," aku Walikota.

Walikota menambahkan, dengan ditetapkannya Ambon sebagai daerah tanggap darurat bencana non alam, akan menjadi dasar bagi Pemerintah dapat mengambil langkah-langkah kebijakan, baik kebijakan anggaran maupun kebijakan-kebijakan lainnya.

"Secara berjenjang, kita akan melaporkan kepada Provinsi melalui gugus tugas dan kepusat, dalam kaitan itu, Pemkot akan mengambil langkah-langkah konkrit yang lebih bersifat proteksi kepada masyarakat," lagi kata Walikota.

Diketahui bersama, sebelumnya, Pemkot telah melakukan antisipasi awal dengan memberlakukan aktivitas belajar dari rumah bagi anak-anak usia sekolah, yang kemudian dilanjutkan dengan bekerja dari rumah bagi para pegawai.

"Langkah ini sudah kita ambil sebelumnya, langkah berikutnya kami akan membatasi waktu pelayanan publik, yakni dari jam 10 sampai jam 2 siang," imbuhnya.

Walikota menegaskan, langkah-langkah lain yang bersifat proteksi bagi masyarakat juga segera diberlakukan, antara lain, penambahan wastafel portable disejumlah tempat di Kota Ambon, pembatasan jumlah penumpang baik dalam angkutan kota (angkot) maupun penumpang penyeberangan speedboat.

"Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Perhubungan untuk segera menyurati para pemilik kendaraan umum angkot dan speedboat untuk segera mengurangi jumlah setoran harian, sehingga tidak membebankan para pengemudi. Namun, tentunya disertai dengan kompensasi tertentu bagi pemilik kendaraan," tegas Walikota.

Kebijakan lainnya yang diambil Pemkot adalah, dengan mengupayakan pengadaan sanitizer bagi masyarakat. "Saat ini kita tengah mengupayakan sanitizer berupa Antis dari jakarta, semoga dalam waktu dekat, barangnya tiba di Ambon dan akan kita bagikan secara gratis bagi masyarakat," ungkapnya.

Hal lain yang akan dilakukan Pemerintah adalah dengan meminta para tokoh agama untuk mempertimbangkan secara arif dan bijak terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang bersifat masal.

"Saya juga sudah tegaskan kepada para lurah, kades dan raja untuk kegiatan-kegiatan masyarakat bersifat massal, seperti kawinan, acara ulang tahun maupun pesta kampung dan kegiatan-kegiatan lain untuk sementara dihentikan, sampai situasi benar-benar pulih kembali," ucap Walikota.

Sebelum menutup konferensi pers tersebut, Walikota meminta kepada masyarakat agar tetap tenang, waspada namun jangan panik, karena Pemerintah akan tetap berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam memproteksi seluruh aktivitas masyarakat.

"Kita sadar betul, kebijakan yang kita ambil akan sangat berdampak bagi masyarakat kecil, karena itu, saya sudah minta staf untuk mengkaji dan mempersiapkan program-program intervensi yang bisa dibuat untuk membantu rakyat dan masyarakat di Kota Ambon," demikian Walikota. (DiskominfoKotaAmbon)

Pardamean Hutahena Imbau Warga Medan Helvetia Kurangi Aktifitas Malam Hari dan Bergerombol

Posted: 23 Mar 2020 08:33 PM PDT

Pardamean Hutahena Imbau Warga Medan Helvetia Kurangi Aktifitas Malam Hari dan BergerombolMEDAN, LELEMUKU.COM - Polsek Medan Helvetia bersama unsur 3 (tiga) Pilar melaksanakan himbauan kepada warga masyarakatnya yang beraktifitas dan bergerombol pada malam hari, khususnya nongkrong di kafe - kafe, warnet, kedai - kedai, untuk segera membubarkan diri terkait dengan maraknya Virus Corona atau Virus Covid 19.Senin (23/03/2020), sekira pukul 21.30 wib.

Kegiatan diawali dengan Apel kesiapan pada pukul 20.30 Wib dan arahan yang dipimpin oleh Kapolsek Medan  Helvetia Kompol Pardamaean Hutahaean.S.H.S.I.K

Selanjutnya sekira pukul 21.30 Wib Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean.S.H,S.I.K. dan Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar.S.Sos, beserta Danramil 06/MS Kapten Hari Susilo, beserta anggota, melaksanakan Binluh Sosialisasi dan Edukasi antisipasi terkait penyebaran Virus Corona (Virus Covid 19) kepada warga masyarakat yang sedang bergerombol, agar segera untuk mengurangi aktifitas di malam hari dan membubarkan diri, agar nantinya tidak terjangkit Virus Corona tersebut,

Adapun warga masyarakat yang dihimbau dan untuk membubarkan diri yang sedang bergerombol yang berada di kedai, warung, warnet  dan tempat keramaian lainnya yang berada di wilayah Medan Helvetia,

Dengan objek yang disantroni oleh Polsek Medan Helvetia bersama unsur 3 (tiga) pilar adalah Membubarkan Warga masyarakat yang berkumpul di warnet jalan Matahari Raya kelurahan Helvetia Tengah ; di kedai / Warung jln Kapten Muslim Komplek Mega Park, Kelurahan Dwikora ; di kedai / Warung di sepanjang jalan Setia Luhur kelurahan Dwikora; di kedai / Warung Jalan Gaperta; dan di kedai / Warung dan Warnet jalan Setia gaperta ujung kelurahan Tanjung Gusta kecamatan Medan Helvetia

Kegiatan pelaksanaan Binluh Sosialisasi dan Edukasi antisipasi penyebaran Virus Corona atau Virus Covid 19 telah selesai sekira pukul 02.00 wib dan selama kegiatan situasi aman dan terkendali.

"Kami dari Pihak Kepolisian khususnya Polsek Medan Helvetia bersama unsur 3 (tiga) pilar melaksanakan kegiatan ini sesuai program dari Pemerintah, agar warga masyarakat tidak terjangkit Virus Corona tersebut dan khususnya Helvetia ini tetap aman dan nyaman". ucap Kapolsek. (Ade Nasty)

Kodim Gianyar Libatkan Babinsa Lakukan Tindakan Preventif Penyebaran COVID-19

Posted: 23 Mar 2020 08:03 PM PDT

Kodim Gianyar Libatkan Babinsa Lakukan Tindakan Preventif Penyebaran COVID-19GIANYAR, LELEMUKU.COM - Kodim 1616/Gianyar melalui jajaran babinsanya melakukan upaya tindakan preventif penyebaran Virus Corona atau Covid 19 di Wilayah Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali bersinergi dengan Dinas Kesehatan serta Instansi terkait, Sabtu (21/3/2020).

Kegiatan pencegahan atau tindakan preventif dilakukan dengan penyemprotan cairan desinfektan serta sosialisasi langsung kepada masyarakat tentang bahaya Virus Corona atau Covid 19 dengan sasaran lokasi di tempat-tempat keramaian seperti pasar tradisional, balai banjar atau balai pertemuan, kantor-kantor pemerintahan dan tempat-tempat yang sering dikunjungi masyarakat seperti tempat wisata.

Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro saat diminta konfirmasinya mengatakan langkah-angkah Kodim 1616/Gianyar beserta pemerintah daerah dalam mengantisipasi mewabahnya Virus Corona di wilayah Kabupaten Gianyar dengan langsung turun ke lokasi-lokasi keramaian yang sering dikunjungi masyarakat dengan melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Vrus Corona serta penyemprotan dengan cairan desinfektan.

"Kami mengerahkan anggota Babinsa yang ada di desa-desa bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait melakukan penyemprotan sehingga harapan kita masyarakat Gianyar tidak ada yang terkena Virus Corona" ujar Dandim.

Dandim juga menghimbau masyarakat Gianyar agar mengikuti arahan-rahan pemerintah terkait sosial distancing atau larangan - larangan bepergian ke tempat-tempat keramaian, jaga jarak bila bertemu, jangan bersentuhan, cuci tangan pakai sabun dan gunakan masker bagi yang sakit untuk waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah sampai dengan situasi kembali normal. (Kodim1616)

Markas Kodam Pattimura Disemprot Disinfektan Guna Cegah Penyebaran COVID-19 di Ambon

Posted: 23 Mar 2020 08:03 PM PDT

Markas Kodam Pattimura Disemprot Disinfektan Guna Cegah Penyebaran COVID-19 di AmbonAMBON, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan semua unsur forkopimda telah membentuk gugus tugas penanggulangan Covid-19. Salah satu  Posko Siaga Covid-19 berada di Rumah Sakit Tentara RST Tk II Prof Dr JA Latumeten, Ambon dan RST Ternate serta beberapa rumah sakit lainnya di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Tidak hanya sampai disitu, Kodam XVI/Pattimura melalui Satuan Kesdam XVI/Pattimura bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Ambon sekitar pukul 10.00 s.d 14.00 WIT melakukan sterilisasi gedung kantor Makodam, Kamis, (19/03/2020). Gedung Makodam dipilih karena lokasi ini merupakan pusat dari aktivitas Prajurit yang ada di Kodam XVI/Pattimura, baik dari kegiatan perkantoran maupun kegiatan ibadah yang mendapatkan pengawasan langsung dari Kepala Staf Kodam XVI/Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di seluruh gedung, kuris-kursi yang berada di ruang-ruang kantor, toilet, ruang rapat dll. Masjid dan Gereja juga tak lepas dari penyemprotan untuk memberikan rasa kenyamanan beribadah bagi para Prajurit dan PNS Kodam XVI/Pattimura untuk memelihara dan meningkatkan keimanannya

Petugas juga menyemprot bagian-bagian yang sering dipegang seperti gagang pintu, komputer, keyboard, eskalator, pegangan tangga dan tempat charger.

Ketua Tim pelaksana Mayor Ckm Bambang Irianto (Kasi Kesprev Kesdam XVI/Pattimura) mengatakan, dengan menggunakan cairan disinfektan atau alkhohol 70 % yang sesuai standar dan membersihkannya secara rutin dapat mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Posko Kesehatan Siaga Virus Corona dan Petugas Medis juga selalu disiagakan untuk memantau pencegahan penyebaran wabah Virus tersebut.

Kepala Staf Kodam Brigjen TNI Asep Setia Gunawan berharap, seluruh Staf baik Staf Umum dan Balak Kodam agar sering mencuci tangan, termasuk menyiapkan Hand Sanitizer dan Tissue Basah guna mencegah penyebaran Virus Corona paska sterilisasi. (Pendam16)

Retnowati Ungkap Dinas Kesehatan Kota Kupang Berikan Hand Sanitizer ke Ruang Publik

Posted: 23 Mar 2020 07:33 PM PDT

Retnowati Ungkap Dinas Kesehatan Kota Kupang Berikan Hand Sanitizer ke Ruang Publik
KUPANG, LELEMUKU.COM – Dalam rangka mencegah penularan virus covid 19 dan mengatasi kelangkaan bahan desinfectan khususnya untuk Hand Sinitizer (HS) pemerintah kota kupang melalui dinas kesehatan membantu sarana-sarana pelayanan umum kantor, masjid dan gereja dengan memberikan hand sinitizer untuk dipakai pada saat pelayanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati menjelaskan jumlah hand sinitizer yang diberikan masih terbatas karena dinas Kesehatan bersama Kimia Farma sementara meramu sendiri sesuai petunjuk Balai POM.

"HS dibuat secara berkesinambungan sesuai stok yang ada dan sambil menunggu bahan-bahan yang sementara disediakan," kata kadis kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, Sabtu (21/3/2020).

drg Retnowati mengakui sudah 23 rumah ibadah yang dibagikan. "Kami sudah bagikan sejak Sabtu (21/3/2020) kepada 23 rumah ibadah. Saat ini masih sementara proses pembuatan untuk selanjutnya dibagikan di tempat pelayanan umum dan rumah ibadah," katanya.

Menurut Retnowati, hal penting yang wajib dilakukan untuk pencegahan yaitu menjaga kesehatan tubuh kita dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan HS, dan melakukan sosial distansing.

"Hindari kerumunan, mencegah jarak dengan teman atau saudara yang lain sampai 1,5 meter. Menggunakan masker apabila lagi batuk pilek, menghindari bersalaman dan menghindari berciuman hidung. Gunakan sarung tangan apabila kita memberikan pelayan yg memerlukan bersentuhan," himbaunya.

Ia juga menjelaskan, pemerintah akan melakukan penyemprotan desinfektan untuk sterilisasi ruang-ruang publik.

"Kita masih tunggu peralataan semprot yang masih di pesan dari Jakarta," tegasnya. (HumasKotaKupang)

Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Imbau Warga Kota Jayapura Tidak Berkumpul di Tempat Umum

Posted: 23 Mar 2020 07:03 PM PDT

Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Imbau Warga Kota Jayapura Tidak Berkumpul di Tempat UmumJAYAPURA, LELEMUKU.COM – Gugus tugas pencegahan penyebaran covid 19 kota Jayapura terus berupaya menekan laju penyebaran virus yang sudah menyebar secara global diseluruh dunia.

Beberapa hari terakhir, tim tersebut sudah melakukan penyemprotan desinfektan dan menghimbau agar masyarakat tidak lagi mendatangi tempat-tempat umum kalau tidak penting, tetapi masih saja ada masyarakat yang mengindahkan himbauan tersebut.

Untuk itu, berdasarkan hasil rapat evaluasi yang dilakukan  aula sian soor kantor wali kota Jayapura, Senin (23/03/2020), diputuskan akan menerbitkan instruksi Wali Kota, yang melarang masyarakat untuk berkumpul dan berada di tempat-tempat umum. Apabila ada yang kedapatan tidak menjalankan instruksi tersebut maka akan diberikan tindakan tegas.

"Akan dikeluarkan instruksi Walikota yang isinya antara lain, masyarakat dihimbau untuk menahan diri dan tidak keluar rumah, melarang untuk berkumpul termasuk acara-acara seperti pernikahan, kumpul-kumpul di tempat ibadah maupun di tempat rekreasi. Akan menyurati KUA, pemilik-pemilik gedung, pemilik tempat-tempat hiburan bar dan diskotik, salon, tempat pijit untuk mengikuti instruksi tersebut sampai 17 April 2020," ujar Ketua Gugus Tugas Covid 19 kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, yang juga Wakil Wali Kota Jayapura.

Lanjutnya, diharapkan toko, supermarket, pasar tetap buka sampai jam 8 malam. Masyarakat diminta untuk bisa memahami dan jangan panik, karena yang dilakukan ini demi kebaikan bersama

Agar hal tersebut dapat dijalankan dengan baik diharapkan, adanya kesadaran dari semua masyarakat untuk bekerjasama sehingga dapat meminimalisir penyebaran covid 19 di kota Jayapura dan tokoh-tokoh agama diharapkan menghimbau umatnya.

Mengenai ketersediaan sembako dan BBM diharapkannya, stok sembako aman untuk jangka waktu 4 bulan kedepan dan stok BBM bisa mencukupi sampai 21 hari kedepan.

"Stok sembako dan BBM aman sehingga kami sangat berharap masyarakat tidak boleh membeli dalam jumlah banyak, pengusaha juga jangan menimbun barang. Kita semua harus bekerja sama demi kebaikan bersama," tegasnya. (HumasKotaJayapura)

Perangi COVID-19, Pemkot Jayapura Sediahkan Portal Cuci Tangan di Lingkungan Publik

Posted: 23 Mar 2020 07:03 PM PDT

Perangi COVID-19, Pemkot Jayapura Sediahkan Portal Cuci Tangan di Lingkungan PublikJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Upaya pemerintah menyelamatkan warga kota Jayapura dari bahaya pandemi virus covid-19 yang telah mewabah secara global di seluruh dunia, menjadi pehatian serius tim gugus tugas covid-19 kota Jayapura

Langka utama perangi penyebaran virus covid-19 dikota Jayapura, Pemerintah bekerja sama dengan Pihak Swasta dan lembaga kemanusiaan, menyediahkan portal pencuci tangan dan air bersih di lingkungan umum di Kota Jayapura.

"Pemerintah kota Jayapura bekerjasama dengan pihak swasta menyediahkan, air bersih, antispetik cair dan sabun disejumlah fasilitas umum di kota Jayapura, untuk menjaga warga tetap bersih dan terhindar penyebaran virus Corona,"ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, yang juga selaku sekda, Dr. Frans Pekey, M.Si., Senin, 23 Maret 2020.

Lanjut Sekda, Saat ini juga warga kota jayapura yang melintasi  sejumlah titik di kota Jayapura dapat menggunakan sarana yang telah disediahkan oleh pemerintah kota Jayapura. Diharapkan bisa membantu mengurangi penyebaran virus corona yang sedang dihadapi seluruh Indonesia.

Sekda Menjelaskan, hasil rapat evaluasi tim gugus kerja covid-19 kota Jayapura, yang dilakukan Senin 23 Maret 2020 di Aula Sian Soor, dikatakan portal cuci tangan akan terus ditambah sehingga bisa tersediah diseluruh pusat keramaian di Kota Jayapura.

"Portal ini, akan disediahkan di seluruh kota Jayapura, dengan melibatkan pihak pertokoan, BUMD, Perbankan dan pihak swasta lainnya,"tambah Sekda.

Untuk diketahui, Portabel cuci tangan, air bersih, cairan anti septik  dan sabun, dapat ditemukan di titik Pasar Cigombong, Depan Saga Mall, Puskesmas Kotaraja, Puskesmas Abepantai,  dan Video Tron Jayapura.(HumasKotaJayapura)

Widya Murad Ismail Ajak Kaum Perempuan Tanggap dan Sigap Potong Pele Covid-19 di Maluku

Posted: 23 Mar 2020 07:03 PM PDT

AMBON, LELEMUKU.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail mengajak seluruh perempuan Maluku untuk tanggap dan sigap potong pele atau mengantispasi dengan melakukan pencegahan penyebaran Pandemic Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19).

"Bersama ini, beta selaku Ketua TP-PKK Provinsi Maluku mengimbau katong semua, khususnya mama-mama se-Provinsi Maluku yang beta cintai untuk saatnya tanggap dan sigap mengantisipasi penyebaran virus covid-19 atau corona di Maluku demi kebaikan katong bersama," ajak dia kepada Lelemuku.com dengan menggunakan dialek Maluku pada Senin (23/03/2020).

Kemudian Widya mengimbau bagi masyarakat Maluku yang mengalami gejala seperti Covid-19 dan hasil pemeriksaan dokter tidak diharuskan dirawat di Rumah Sakit untuk harus lakukan tindakan tetap di rumah untuk keperluan penting dan mendesak, sering mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, memakai masker.

Hindari atau kurangi kontak erat dengan anggota keluarga atau orang lain, jaga kebersihan perlengakapan makan dan perabot rumah tangga, terapkan etika batuk atau bersin dengan gunakan tisu atau lengan pakaian bagian dalam dan pantau gejala jika perlu temui tenaga kesehatan.

Ia pun mendoakan seluruh masyarakat Maluku agar senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dan berharap wabah pandemic dunia tersebut segera berakhir.

"Semoga Allah SWT Tuhan YME melindungi katong semua, dan wabah virus ini segera berlalu. Amin YRA," harapnya. (Laura Sobuber)

Kasrul Selang Buka Tracing Jejak ‘Kasus 01’ Positif Corona di Ambon

Posted: 23 Mar 2020 06:33 PM PDT

AMBON, LELEMUKU.COM – Satuan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku dan Kota Ambon mulai menerjunkan tim untuk melacak jejak warga Bekasi yang menjadi pasien pertama positif corona di Ambon, Senin (23/03/2020).

Satuan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengatakan, ada empat tim yang telah dibentuk dan saat ini sedang melakukan tracing untuk melacak jejak pasien tersebut selama berada di Ambon.

"Ada empat tim yang melakukan tracing itu dari Gugus Tugas Pemprov Maluku dan juga Pemkot Ambon," kata Kasrul, kepada wartawan, di Kantor Gubernur Maluku, Senin.

Dia mengungkapkan, tracing dilakukan mulai dari Bandara Pattimura Ambon, hotel tempat pasien menginap dan transportasi yang digunakan pasien selama berada di Ambon, termasuk ke RSUD Ambon.

"Kalau dia pesawat, dia duduk di kursi berapa, pegang tangan dengan siapa, duduk di samping siapa, di depannya siapa, di belakangnya siapa. Tim kami sudah tracing sampai ke situ, di hotel kontak dengan siapa, kami sudah punya data-data itu. Begitu juga di RSUD dia dilayani oleh perawat di UGD siapa dan seterusnya," ujar dia

Kasrul menuturkan, dari tracing sementara dilakukan tim, jumlah warga yang berisiko terpapar Covid-19 di Ambon bisa bertambah hingga 100 orang.

"Yang satu orang positif ini saja kami tracing ke belakang sudah hampir 100 orang berpotensi. Karena dia pegang tangan di sinilah, naik mobil pangkalan mana, dia naik angkot mana, itu kan tarik mundur semua," ujar dia.

Kasrul kembali mengingatkan warga untuk menghindari tempat-tempat keramaian dan juga kerumunan massa guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

"Demi kebaikan bersama, kami minta warga tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian dan menghindari kerumunan massa, patuhilah imbauan pemerintah sudah ada juga maklumat dari Pak Kapolri itu harus dipatuhi," ungkap dia. (Laura Sobuber)

Thaher Hanubun Beri Penjelasan Belum Ada Warga Malra Positif Corona

Posted: 23 Mar 2020 05:33 PM PDT

LANGGUR, LELEMUKU.COM – Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, memberikan penjelasan terkait Isu atau Hoaks Warga Masyarakat Maluku Tenggara yang terkena Virus Covid 19 di Aula RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Senin, (23/03/2020).

M. Thaher Hanubun menyampaikan, masyarakat harus memberikan informasi yang resmi, akurat dan benar. Informasi yang tidak benar, dapat mengakibatkan keresahan di masyarakat. Untuk sementara, yang terjadi di Maluku Tenggara, masih Orang Dalam Pemantauan. "Belum ada warga yang terinfeksi Virus Covid 19," ujar Bupati. Bupati menjelaskan, warga yang baru tiba dari luar daerah diperiksa suhunya di bandara maupun di pelabuhan.

Bupati menghimbau kembali kepada masyarakat untuk memberikan dan menyebarkan informasi dengan benar. Informasi itu harus resmi, dari atas, bersifat satu pintu, resmi dari Gugus Tugas Penanganan Informasi Virus Covid 19, yaitu Kepala BNPB Kab. Maluku Tenggara, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Maluku Tenggara, Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.

Bupati juga minta kepada Forkopimda Maluku Tenggara, khususnya kepada Kapolres dan Dandim 1503 Maluku Tenggara untuk menindak tegas pihak yang menjadi penyebar hoaks terkait warga yang terkena Virus Covid 19 yang beredar di masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Forkopimda Malra dalam hal ini, Kapolres dan Dandim 1503 Malra juga ikut memberikan penjelasan terkait informasi Penyebaran Virus Covid 19 di Maluku Tenggara.

Bagi seluruh warga masyarakat, yang ingin memperoleh atau memberikan informasi yang resmi, akurat dan benar silahkan menghubungi Posko Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Virus Covid 19, yang bertempat di Kantor Bupati Baru, Jl. Abraham Koedoeboen Langgur-Debut, Kab. Maluku Tenggara. (HumasMalra)

Jefirstson Riwu Kore Bubarkan Kumpulan Warga di Taman Kota Kupang

Posted: 23 Mar 2020 05:33 PM PDT

Jefirstson Riwu Kore Bubarkan Kumpulan Warga di Taman Kota KupangKUPANG, LELEMUKU.COM - Wali Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) DR. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, pada Sabtu (21//03/2020) turun langsung bubarkan kumpulan warga Kota Kupang di Taman-Taman Kota.

Pada saat membubarkan warga yang sedang berkumpul menikmati malam minggu kali ini, walikota  menghimbau dan mengajak warga Kota Kupang untuk patuh pada edaran yang sudah dikeluarkan Pemerintah Kota Kupng dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, tentang Penindakan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) di Daerah, untuk itu Pemerintah Kota Kupang akan dan selalu melakukan patroli malam hari pada setiap akses publik yang berpotensi menjadi tempat berkumpul masyarakat.

Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson Riwu Kore yang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Ir. Elvianus Wairata dan Kasat Polisi Pamong Praja, Felixberto Amaral beserta Satuan Anggota Pol PP, membubarkan kerumunan massa di Bundaran Taman Tirosa, Taman Ina Boi, Taman Sonbai, Pantai Tedis dan Area Ketapang Satu. Patroli malam hari, dilakukan juga melibatkan Dinas Infokom dan unsur media.

Pada kesempatan itu, Wali Kota. Dr. Jefirstson Riwu Kore menyampaikan kepada warga yang sementara bersantai serta para penjajah kuliner malam baik makanan dan minuman agar dapat membubarkan diri, meninggalkan tempat-tempat itu serta kembali ke rumah masing-masing, guna menerapkan Social Distancing dalam masa Lockdown yang telah ditetapkan sehingga tidak mengakibatkan adanya penularan atau penyebaran Covid-19 di Kota Kupang.

"Karena Covid-19 ini sangat berbahaya, sangat menular, oleh karena itu saya meminta semua warga dengan hormat, pulang kembali ke rumah masing-masing pada malam hari ini, jangan ada lagi yang duduk-duduk disini, kita jaga diri kita, kita jaga keluarga kita, kita jaga kesehatan kita, karena dengan wabah yang ada saat ini sangat berbahaya,"

Ia juga menegaskan, kepada seluruh warga agar tetap mengikuti instruksi dan himbauan Pemkot, agar untuk semantara waktu tetap beraktifitas dirumah masing-masing dan hindari aktifitas diluar serta selalu menerapkan pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan sehat, juga berolahraga guna meningkatkan kekebalan tubuh.

"Tetap dirumah untuk sementara waktu, yah minimal dua minggu dari sekarang, minggu depan jangan datang duduk-duduk disini, bapak ibu sekali lagi, kita jaga kesehatan kita, ini demi keselamatan kita bersama," tegasnya.

Dirinya juga menyampaikan patroli ini akan dilakukan terus, sehingga masyarakat bisa benar-benar mematuhi setiap himbauan yang telah ditetapkan dalam Keputusan Wali Kota Kupang untuk menghindari aktifitas diluar yang berpotensi terjadi penularan Covid-19. (HumasKotaKupang)

Richard Louhenapessy Arahkan Dishub Ambon Sosialisasi Pencegahan COVID-19 di Terminal Mardika

Posted: 23 Mar 2020 04:48 PM PDT

Richard Louhenapessy Arahkan Dishub Ambon Sosialisasi Pencegahan COVID-19 di Terminal MardikaAMBON, LELEMUKU.COM - Sesuai arahan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, pada Senin (23/3/2020), bertempat di terminal Mardika, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon melakukan sosialisasi pencegahan Covid 19 bagi para pengemudi angkutan kota (angkot) dan angkutan penyeberangan laut, speedboat.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut adalah menyangkut jarak aman penumpang dalam angkot serta penyeberangan dengan menggunakan speedboat.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ambon, Robby Sapulette yang turun langsung dalam sosialisasi tersebut menyebutkan, sosialisasi dilakukan pihaknya, pagi sampai siang tadi, kepada pengemudi angkot di terminal A1 dan A2 Mardika, serta di pelabuhan speedboat, Mardika.

"Sosialisasi ini terkait jarak aman di areal publik. Dan angkot serta speed, merupakan transportasi publik yang mesti kita atur, jarak aman antara penumpang didalamnya,'' kata Plt. Kadishub.

Dijelaskan, angkot yang biasanya berpenumpang 11 orang (penuh) akan dikurangi menjadi 6 penumpang. Sementara untuk angkutan speedboat, yang biasanya mengangkut 14-16 penumpang, akan dibatasi menjadi 8 penumpang.

"Dengan adanya pengurangan kapasitas, penumpang akan memiliki jarak yang aman antara satu dengan yang lainnya," akunya.

Plt. Kadishub melanjutkan, pengurangan kapasitas penumpang, tentunya akan berpengaruh pada pemasukkan, karena itu, pihaknya sudah menyampaikan kepada para pemilik kendaraan untuk memahami kondisi yang tengah terjadi.

"Kami minta pihak pemilik kendaraan untuk memahami kondisi yang tengah terjadi, sebagai wujud tanggung jawab sosial terhadap publik," jelasnya.

Dirinya menambahkan, tarif angkutan tetap dikenakan dengan harga normal dan tidak ada penambahan tarif.

"Seandainya ada penambahan tarif yang dilakukan oleh supir atau pengemudi speedboat, maka akan dikenakan sanksi pencabutan ijin operasional dan ijin trayek dari kendaraan tersebut," tutupnya. (DiskominfoAmbon)

Berkantor di Larat, Petrus Fatlolon Dekatkan Diri Dengan Masyarakat

Posted: 23 Mar 2020 04:48 PM PDT

LARAT, LELEMUKU.COM – Pertama kali dalam sejarah kepemimpinan di Bumi Duan Lolat, yang dulu bernama Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan kini berganti resmi menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dengan dua bupati defenitif, barulah kali ini pada era pemerintahan Bupati Petrus Fatlolon, berkantor Sehari di kecamatan. Dan dari 10 kecamatan yang ada, Tanimbar Utara (Tanut) menjadi pilihan dirinya untuk berkantor disitu. Tak hanya Bupati, dirinya juga memboyong para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Ketua Tim Penggerak PKK Joice Fatlolon/Pentury, bahkan Ketua DPRD Jaflaun Omans Batlajery dan beberapa anggota turut ikut dalam program ini.

Sebelum memulai kerjanya, Bupati mengajak seluruh ASN, TNI/Polri dan siswa-siswi SD, SMP dan SMA/SMK yang sederajat di kecamatan tertua bumi Duan Lolat ini untuk berolaraga pagi bersama.

"Hari ini saya dan OPD akan berkantor di Larat, kalau ada masyarakat atau siapa saja yang mau datang berdiskusi, berbicara dengan bupati, silahkan datang ke sini," tandas dia usai senam pagi bersama yang berlangsung di alun-alun Kota Larat, Jumat (19/03/2020).

Bupati melanjutkan lawatan kerjanya usai mensosialisasi tentang virus Corona atau Covid-19, dirinya dengan berjalan kaki meninjau lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berlokasi di Desa Ritabel. Sayangnya, ketika meninjau TPU, Bupati Fatlolon, dihadang oleh beberapa pemilik lahan dengan melakukan sweri atau palang jalan masuk ke area pemakaman.

Warga yang notabenenya adalah tiga marga pemilik area tersebut, mengungkapkan kekecewaan mereka, lantaran sudah dua tahun lebih ini, OPD yang ditunjuk langsung untuk melakukan pembebasan dan pembayaran ganti rugi lahan TPU, tidak melaksanakan apa yang sudah diposisikan Bupati. Alhasil, hal ini baru terungkap ketika dirinya berkantor di Larat. Lagi-lagi Bupati Fatlolon, menemukan fakta bahwa OPD-nya hingga Camat setempat tidak tuntas dalam melaksanakan apa yang sudah diperintahkan sesuai aturan dan mekanisme untuk kepentingan umum.

Bupati Fatlolon, tetap santun melayani protes warga ini. Dia menjelaskan bahwa telah mendisposisikan terkait pembayaran ini sejak dua tahun lalu. Padahal kalau dilihat, ini cuma persoalan teknis. Akan tetapi lagi-lagi tidak bisa dituntaskan oleh dinas terkait.

"Saya sudah disposisi untuk selesaikan. Dan ini sudah dari dua tahun lalu. Tadi sudah diperintahkan untuk ukur," ujar dia.

Menurutnya, dia telah langsung memerintahkan untuk lakukan pengukuran. Dan kini bidang aset daerah sementara menghubungi pihak terkait untuk surat pembebasannya dan angkanya telah disepakati, begitu juga dengan tanggal pembayarannya.

"Saya kasih waktu seminggu untuk menyelesaikannya. Paling lambat pekan kedepan sudah bisa lakukan pembayaran. Saya mohon maaf atas keterlambatan ini. Pemda Kepulauan Tanimbar tidak sengaja abaikan hak rakyat," tandas dia.

Bagian Aset sendiri mengakui kalau di deadline Bupati hanya satu Minggu untuk menyelesaikan persoalan ini. Dan dari koordinasi dengan pemilik lahan, mereka support dan dukung pemerintah.

Untuk diketahui, jalan masuk ke area TPU dan lahan parkir, dimiliki oleh tiga marga yakni Titioka, Miyasa dan Laisila. Dengan luasan 600 meter atau 0,6 hektar.

"Ternyata pak Bupati menyambut baik keluhan kami ini dan langsung mengarahkan Kabid aset untuk proses hal ini. Kami sangat senang dengan berkantor Sehari di Kota Larat, aspirasi kami bisa disampaikan. Kalau kami ke Saumlaki, selain mahal ongkos kesana, tetapi juga sering di putar-putar oleh OPD terkait jika kami tanyakan masalah ini. Ini baru pertama kalinya kepala daerah di Tanimbar berkantor di kecamatan. Palingan hanya kunjungan kerja biasa saja," tandas salah satu pemilik lahan Abinadap Titioka.

Bukan saja masalah penyelesaian TPU yang mandek. Tetapi juga ditemukan fakta, kalau selama ini, program PKK di Kecamatan Tanimbar Utara, yang diketuai oleh istri Camat Tanut tidaklah berjalan alias mogok total. Hal ini menjadi bahan evaluasi tersendiri bagi Ketua Tim Penggerak Kabupaten Ny. Joice Pentury Fatlolon.

Usai berkantor Sehari di Larat, pada Sabtu (21/03/2020), Bupati dan rombongan bertolak ke Kecamatan Fordata, untuk meninjau langsung proges pembangunan jalan Trans Fordata, menutup atap gedung gereja Desa Romean, dan menghadiri Sidang Klasis Jemaat GPM Tanut. (Laura Sobuber)

Ngotot Keluar Daerah, Herry Naap akan Beri Sanksi Tegas Kepada ASN dan Honorer

Posted: 23 Mar 2020 04:19 AM PDT

BIAK, LELEMUKU.COM – Bupati Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd cukup berang (marah) dengan masih adanya beberapa ASN yang ditemukan di Bandara Frans Kasiepo akan berangkat keluar daerah, pasca dikeluarkannya larangan edaran tidak boleh keluar daerah untuk sementara dengan alasan apapun. Larangann itu dilakukan terkait dengan upaya mencegah penularan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Biak Numfor.

Bahkan Bupati telah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM mengambil tindakan tegas dengan sanksi kepada setiap ASN yang tetap ngotot bepergian keluar daerah.

"Pak Bupati telah memerintahkan menindak tegas setiap ASN yang ngotot keluar daerah, oleh karena itu sanksi tegas kami lakukan dan ini tidak main-main. Sikap tegas dilakukan oleh pemerintah daerah ini dalam rangka mencegah wabah virus corona di Kabupaten Biak Numfor, kami minta semua ASN ataupun pejabat mendukung kebijakan ini," ujarnya.

Selain ASN, lanjut Sekda Markus O Masnembra, bahwa lerangan keluarga daerah ini juga berlaku pada semua tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Jika larangan itu dilanggar, maka tenaga honorer atau dikontrak akan diputus kontraknya.

"Sikap tegas diambil oleh pemerintah adalah bentuk keriusan dalam mencegah penyeraban virus corona di Kabupaten Biak Numfor. Pemerintah harus melakukan sikap tegas, karena ini terkait dengan keselamatan bersama, kita tidak mau banyak korban karena virus corona oleh karena itu semua harus mendukung kebijakan yang diambol oleh pemerintah," kata Bupati Herry A Naap saat memimpin rapat koordinasi dengan semua instansi terkait, termasuk BUMN/BUMD dan pihak swasta di Gedung Wanita Biak menyikapi pencegahan virus corona, Senin (23/3).

Terkait dengan larangan ASN dan honorer keluar daerah itu, maka saat ini sudah ditugaskan tim khusus untuk melakukan pemantauan disetiap pesawat yang datang di Bandara Frans Kasiepo Biak setiap hari. Bahkan, sudah ada sejumlah ASN dan honorer yang akan berangkat keluar dari Biak dibatalkan keberangkatannya, termasuk yang baru datang wajib langsung dikarantina dirumahanya sementara dan diperiksa kesehatannya. (HumasBiakNumfor)

Edi Langkara Serahkan Bantuan Kendaraan ke Empat BUMDES di Halteng

Posted: 23 Mar 2020 04:19 AM PDT

WEDA, LELEMUKU.COM – Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara menyerahkan kendaraan roda empat kepada 4 (empat) Badan usaha Milik Desa yang bertempat di pelataran Kantor Bupati Halmahera Tengah pada Senin (23/3/20).

Dalam sambutannya Bupati Edi Langkara menyatakan bahwa kendaraan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI kepada Pemerintah Daerah Halmahera Tengah.

"Saya berharap dengan bantuan ini produkstifitas desa dapat dikembangkan. Hal-hal yang menjadi produk unggulan desa agar dikembangkan sedemikian rupa. Jadi bukan hanya tanggung jawab desa tetapi dengan instansi terkait seperti Dinas PMD yang menjadi lokomotif untuk memberi petunjuk secara tehnis, bagaimana berekonomi yang baik" kata Edi Langkara

Bupati juga berharap kepada Dnas PMD, Perindakop dan Dinas Kesehatan agar kerjasama dan dipandu dalam melahirkan label dan kemasan kepada Bumdes yang menjadi produk unggulan.

Penerima bantuan mobil diserahkan oleh Bupati Halmahera Tengah didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, kepada dinas Perhubungan dan Kepala Dinas PMD kepada Kepala Desa Maliforo Kecamatan Patani Utara, kepala desa Masure Kecamatan Patani Timur, Imera Kecamatan Pukau Gebe dan desa Lembah Asri Kecamatan Weda Selatan.

Sebelumnya dilakukan penandatanganan serah terima kendaraan secara simbolis oleh Dinas Perhubungan dan kepala desa Maliforo. Turut hadir dalan penyerahan bantuan Asisten, staf ahli, pimpinan OPD, beberapa karyawan(ti) serta kepala desa penerima bantuan. (HumasHalteng)

Cegah Penyebaran Corona, Herry Naap Perintahkan Tutup Kafe dan Karaoke di Biak Numfor

Posted: 23 Mar 2020 04:19 AM PDT

BIAK, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus berupaya melakukan berbagai cara dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Kali ini giliran tempat hiburan malam seperti karaoke, kafe dan tempat-tempat yang dinilai dijadikan tempat berkumpul banyak orang ditutup. Bahkan, penutupan itu wajib dilakukan untuk sementara.

Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd dengan tegas menyatakan, bahwa semua pihak harus mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam mencegah atau menimalisir terjadinya penularan virus corona di Kabupaten Biak Numfor.

"Kafe, karaoke dan tempat-tempat keramaian lainnya ditutup untuk sementara. Ini penting untuk memutus mata rantai terjadinya kemungkinan penularan virus korona, penutupan kafe dan tempat karaoke wajib dilakukan, dan surat edaran penutupannya sementara dibuatkan," ujar Bupati.

Penutupan sementara tempat hiburan malam, termasuk kafe dimaksudkan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Dikatakan Bupati, bahwa Covid-19 telah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia, sehingga perlu mendapat penanganan serius agar virus tersebut tidak meresahkan di kalangan masyarakat Kabupaten Biak Numfor. Masyarakat juga diminta mendukung upaya-upaya pencegahan yang terus digalakkan.

Pemerintah kabupaten Biak Numfor dengan berbagai upaya saat ini.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga telah mengeluarkan larangan tidak memperbolehkan dilakukannya kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

Acara-acara yang telah diangendakan juga wajib dibatalkan untuk sementara hingga dengan waktu belum ditentukan. (HumasBiakNumfor)

Antisipasi Panic Buying, Polda Maluku Sidak Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat

Posted: 23 Mar 2020 02:19 AM PDT

AMBON, LELEMUKU.COM – Polda Maluku melalui Dit Reskrimsus selaku satgas pangan bersama instansi terkait turun langsung melakukan pengecekan ke distributor yang ada di Kota Ambon, dalam rangka antisipasi Panic Buying (pembelian barang secara berlebihan), dan antisipasi stok pangan untuk ketersedian Akibat Covid-19.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Kombes Pol Eko Santoso Imbas mewabahnya virus corona membuat pemerintah mengimbau masyarakat melakukan social distancing sehingga dikhawatirkan terjadinya panic buying.

"Jadi kami berupaya berpatroli untuk mencegah terjadinya panic buying," ujar Kombes Pol Eko Santoso.

Ia mengatakan, patroli ini bertujuan untuk mengecek persediaan kebutuhan pokok masyarakat.

"Kami mengimbau pengunjung minimarket untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying," imbaunya. (HumasPoldaMaluku)

Baharudin Djafar Pimpin Latpraops Kontijensi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Siwalima Tahun 2020

Posted: 23 Mar 2020 02:19 AM PDT

AMBON, LELEMUKU.COM – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Baharudin Djafar, M. Si memimpin Latihan Pra Operasi (Latpraops) dalam rangka kontijensi aman nusa II penanganan COVID -19 Siwalima Tahun 2020 yang bertempat di Rupattama Polda Maluku pada Senin (23/03/2020).

Turut hadir dalam lat pra ops adalah Irwasda Maluku, PJU Polda Maluku, Kabag Ops Polresta Ambon dan Kasi Ops Brimob Maluku dan personel Polda maluku yang di tunjuk serta personel Polresta Ambon & PP Lease yang ditunjuk.

Dalam Sambutan Kapolda Maluku meminta kepada personel yang ditunjuk dalam Struktur operasi harus benar-benar memahami tupoksi dan melakukan target berupa sosialisasi, edukasi, mitigasi atau penyemprotan disinfektan, pembatasan aktifitas sosial untuk memutus penyebaran virus corona dengan baik.

"Dalam pelatihan instruktur dapat bersungguh sungguh dalam memberikan materi serta dapat dimengerti oleh para peserta untuk mencapai hasil yang maksimal," kata Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Maluku Irjen Pol. Purn Drs. Murad Ismail meminta keseriusan semua pihak untuk bersama-sama menangkal virus tersebut dan mendukung penuh kegiatan tersebut.

"Kita jangan anggap temeh virus corona, ajak keluarga dan sanak family agar batasi keluar rumah apabila tidak terlalu penting dan alat yang digunakan Brimob mufah mudahan bisa membunuh virus corona karena untuk senjata kimia saja bisa di pulihkan," pintanya. (HumasPoldaMaluku)

Belajar di Rumah, Herman Lerebulan Harap Orangtua Jaga Jarak Sosial Anak

Posted: 23 Mar 2020 01:49 AM PDT

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Drs. Herman Yoseph Lerebulan mengharapkan para siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) tetap mengisi aktifitas libur dari proses belajar mengajar di sekolah yang dialihkan ke rumah dengan belajar secara mandiri dari Senin (23/03/2020) hingga Senin (05/04/2020).

Hal tersebut menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia (RI), R. Joko Widodo kepada seluruh pimpinan di daerah se-Indonesia untuk mengeluarkan kebijakan demi mencegah penyebaran Pandemic Virus Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19).

"Sesuai hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda bersama Bupati tadi malam telah diputuskan bahwa hari ini dikeluarkan surat perintah sesuai dengan arahan bapak presiden yang disampaikan melalui gubernur kepada bupati dan walikota seindonesia. Sekarang kami menindaklanjuti dengan memberi libur bagi anak-anak sekolah selama 14 hari," papar dia kepada awak media pada Senin (23/03/2020).

Lerebulan menyampaikan pihaknya akan mengarahkan pihak sekolah untuk memberikan tugas kepada para siswa, mulai dari pengerjaan soal di buku panduan hingga tugas fisik olahraga. Sementara para Kepala Sekolah (Kepsek) hingga dirinya akan tetap melaksanakan aktifitas perkantoran dan berkoordinasi dengan posko Satgas penanganan Covid-19 di Tanimbar.

"Harap setiap orang tua memperhatikan sosial kontak seperti jarak, cara berkomunikasi, cara bersalaman, harus cuci tangan sesering mungkin," harapnya.

Bupati Petrus Fatlolon, SH., MH pun menginstruksikan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Kerja Dari Rumah (KDR) atau Work From Home (WFH) tetapi tidak berlaku bagi para pejabat struktural, Dinas Kesehatan (Dinkes), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. P. P. Margretty dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (Laura Sobuber)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya

    © 2016- Lelemuku.com is owned by PT. Batlax.com.
    Affiliated with Voice of America, VOA Indonesia, Tempo, BenarNews, Teras.id, Reuters, DW and RT

    DMCA.com Protection Status Creative Commons License

    pembaca saat ini: 0